Mengenal Customer Segment

Mengenal Customer Segment – Ketika akan membuat sebuah perencanaan bisnis dengan membuat Business Model Canvas, tentunya tahapan yang paling awal atau blok pertama adalah merencanakan tentang customer segment. Blok pertama BMC membahas tentang siapa target konsumen atau calon pembeli yang akan membeli produk Anda. Pada tahap awal, memang perlu diputuskan terlebih dahulu produk apa yang akan diproduksi dan dijual nantinya.

Misalnya Anda ingin produk makanan cepat saji yaitu makanan beku (frozen food). Tentu tahap awal yang perlu diperhatikan adalah Anda harus memutuskan target konsumen untuk produk frozen food Anda. Untuk memasarkan produk tersebut, Anda harus memperhatikan tentang customer segment atau target calon pembeli Anda.

Customer segment sendiri di bagi kedalam tiga tingkat yaitu golongan atas, golongan menengah, dan golongan bawah. Tentunya dengan perbedaan tingkat tersebut akan berbeda pula cara penanganannya mulai dari service yang diberikan hingga packaging. Dengan contoh kasus frozen food yang telah di sebutkan sebelumnya, maka Anda perlu melihat produk tersebut untuk golongan yang mana. Mungkin jika di peruntukkan untuk golongan atas, Anda dapat mengemasnya dengan packaging yang lebih menarik.

Masalah yang sering lupa adalah biasanya Anda tidak menyadari siapa target konsumen pembeli frozen food tersebut. Misalnya saja produk Anda berada di sebuah supermarket, dan yang membeli produk Anda seorang ayah yang diminta oleh istri nya membeli produk Anda dan nantinya produk Anda tersebut diperuntukkan untuk dikonsumsi oleh anak-anaknya. Dengan demikian, maka target konsumen kita sebenarnya adalah ibu, bukan ayah yang membeli produk maupun anak yang mengkonsumsi produk. Mengapa ibu? Karena ibu merupakan konsumen yang memberikan keputusan untuk membeli produk tersebut atau tidak. Ibu adalah konsumen yang memilih produk yang akan dibeli oleh ayah.

Di dalam BMC terutama blok pertama tentang customer segment, terdapat 5 kategori yang dapat membagi konsumen berdasarkan jenis kebutuhannya . Seperti yang kita ketahui tentu kebutuhan konsumen berbeda-beda. Dengan klasi fikasi pembagian ini diharapkan Anda memiliki pandangan yang lebih baik tentang siapa target konsumen Anda. Lima kategori tersebut adalah:

Mass Market
Yang dimaksud dengan Mass Market adalah konsumen dalam jumlah yang besar atau pangsa pasar yang sangat l uas dengan kebutuhan yang sama. Contohnya adalah kebutuhan tentang bahan pokok. Semua konsumen da l am semua segmen pasti membutuhkan bahan pokok. Bahan-bahan pokok yang diperlukan sepert sembako yaitu beras, gula, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya.

Nice Market
Kategori ini membagi konsumen yang spesifik dengan kebutuhan yang juga spesifik. Contohnya adalah peralatan kedokteran, tentu saja calon pembelinya hanya orangorang spesifik yang bergerak dibidang kesehatan. Contoh lainnya adalah dibidang jasa, konsultan pajak hanya dibutuhkan dan dilakukan oleh orang-orang yang spesifik mengurus tentang pajak.

Segmented Market
Segmented Market Kategori konsumen ini adalah jenis konsumen yang masih termasuk kedalam kategori yang sama, namun memiliki kebutuhan yang berbeda. Hal ini dapat dijelaskan melalui contoh kebutuhan atas mobil. Seperti yang kita ketahui jenis mobil ini berbeda-beda, dan tentu saja target konsumennya pun berbedabeda. Misalnya kebutuhan untuk membeli mobil untuk keperluan bisnis, maka yang di butuhkan adalah mobil box, atau mobil-mobi lain yang memungkinkan untuk membantu proses pengiriman barang dari penjual kepada pembeli. Mobil jenis kedua adalah mobil yang digunakan untuk tujuan keluarga, tentu yang dicari adalah mobil dengan kapasitas lebih banyak dan besar yang dapat menampung semua keluarga ketika akan bepergian. Yang ketiga adalah jenis mobil city car, mobil ini biasanya dipergunakan oleh individu yang berada d i perkotaan, yang membutuhkan mobil yang lebih irit dan sesuai lingkungan perkotaan yang tentunya padat dan ramai.

Diversified Market
Kategori konsumen di versified adalah dua atau lebih konsumen yang memiliki kebutuhan yang sangat berbeda. Misalnya adalah saat ini telah dikenal ramai jasa transportasi berbasis aplikasi online yaitu Go-Jek. Go-Jek ini sendiri selain menerima j asa mengantarkan penumpang, juga melayani kebutuhan pengantaran hal-hal lain seperti makanan, dokumen, dan lain sebagainya. Dengan demikian jelas sudah bahwa kebutuhan masing-masing konsumen tersebut berbeda walaupun dengan satu jasa service yang sama. Tidak beda dengan sektor asuransi, ada yang membutuhkan asuransi pendidikan anak yang murah, asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.