Manfaat Madu Asli Untuk Kelinci

Manfaat Madu Asli Untuk Kelinci

Terdapat banyak sekali masalah yang akan menghampiri anda ketika memutuskan untuk memelihara kelinci, baik itu ternak dalam skala besar maupun sekedar menjadi hewan peliharaan yang lucu di rumah. Kelinci merupakan jenis hewan yang rentan terhadap berbagai macam penyakit disebabkan sistem imun yang lemah, tetapi terdapat satu solusi yang perlu anda coba sebab sudah terbukti berhasil untuk saya dan beberapa peternak lain. Cara tersebut yaitu dengan rajin memberikan madu asli kepada kelinci secara bekala.

Seperti yang sudah kita tahu jika madu merupakan suplemen alami yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi secara rutin. Hal berlaku tidak hanya untuk manusia namun juga untuk binatang seperti kelinci. Menambahkan madu murni kepada kelinci wajib dilakukan agar stamina tetap terjaga serta daya tahan tubuhnya semakin kuat.

Didalam madu terdapat vitamin B kompleks yang dapat membantu pertumbuhan dan menjaga kesehatan. Di beberapa kasus kembung serta diaera yang terjadi pada kelinci, para peternak menyuntikan vitamin B kompleks untuk memperkuat sistem imunitas elinci. Akan tetapi apabila anda telah menambahkan madu pada pakan kelinci tersebut, maka kemungkinan si kelinci sakit semakin berkurang dan anda tidak wajib untuk memberikan vitamin B kompleks seperti tadi.

 

Madu Untuk Pencegahan dan Pengobatan Kelinci

Guna mencegah kelinci terserang berbagai macam penyakit, madu dapat digunakan setiap satu kali dalam seminggu. Cara memberikannya dapat dilakukan dengan cara menuangkannya kedalam air minum ataupun disepet secara langsung ke mulut kelinci. Akan tetapi kadang-kadang harga madu yang relatif mahal sering menjadi hambatan serta bisa meningkatkan pengeluaran kita saat bisnis budidaya kelinci.

Untuk pengobatan, Madu sangat cocok dan efektif diberikan kepada kelinci yang terserang gejala lemah, letih, lesu, serta menurunnya nafsu makan. Umumnya, gejala ini timbul etika kelinci mengalami kembung serta diare. Termasuk ketika kelinci sedang terkena gatal-gatal yang disebabkan scabies yang sangat kronis.

Ketika kelinci sedang terserang penyakit tersebut maka dapat berakibat terhadap turunnya nafsu makan bahkan tidak berselera makan sama sekali, sehingga kelinci akan semakin lemas kemudian mati. Akan tetapi, jika sudah diberikan madu, maka kelinci akan memperoleh nutrisi serta gizi yang mencukupi walaupun dia tidak makan. Kekebalan serta sistem imunitasnya akan eningkat sehingga kelinci dapat bertahan hidup lebih lama ketimbang kelinci yang tidak mengonsumsi madu murni.

Memang, ada banyak sekali obat yang dapat diberikan namun pemberiannya tidak sesimpel madu. Misalnya, daun jambu ataupun pupus daun pisang dapat digunakan sebagai obat alami saat kelinci terserang kembung ataupun diare. Namun saat kelinci terserang dua penyakit tersebut biasanya nafsu makannya akan ikut turun sehingga dedaunan tersebut tidak akan dimakan. Hal ini berbeda dengan madu.

Teknik pemberian madu untuk mengobati kelinci yang sedang sakit lebih baik menggunakan alat suntik yang sudah dibuang jarumnya ( disepet). Bentuk madu yang seperti sirup akan langsung masuk kedalam mulut dan karena teksturnya cukup kental maka akan sulit dikeluarkan dari mulut kelinci. Maka secara terpaksa, kelinci tersebut akan menelan madu walaupun tidak memiliki nafsu makan sama sekali

Berikan madu asli dengan cara disuapin atau disepet menggunakan suntikan yang telah dimodifikasi. Namun memaksa kelinci untuk menelan madu dalam jumlah yang banyak. Berikan jeda antara 3-4 jam sekali. Perhatikan pertumbuhan pada kelinci hingga nafsu makannya kembali normal. Jika sudah demikian, maka kemungkinan dia sudah sembuh dari diare serta kembung.