Dibayangi Kecanduan akan Adanya Internet

Mendapat tanggapan yang baik, Farhan berencana menyempurnakan aplikasi Hidup Normal untuk dijadikan aplikasi di sistem operasi Android agar bisa lebih banyak diakses pengguna. Untuk itu, ia sedang mengembangkan metode lain yang lebih sempurna untuk membantu menjauhkan pengguna dari media sosial. Menurut Farhan, diet media sosial sangat bermanfaat untuk mengembalikan produktivitas sehari-hari. Menghentikan kebiasaan mengintip lini masa juga membuat aktivitas sederhana, seperti menonton film atau membaca buku, lebih nikmat. “Keinginan membuka-buka ponsel jadi berkurang, sehingga kita bisa lebih fokus.”

Sebetulnya, baik di sistem operasi Android maupun iOS, sudah ada beberapa aplikasi serupa yang membantu pengguna mengurangi kecanduan digital. Beberapa aplikasi itu misalnya Moment, Offtime, ClearLock, Quality Time, dan Forest: Stay Focus. Cara kerja program-program ini adalah memberikan notifikasi dan mengukur durasi waktu yang telah dihabiskan penggunanya saat mengoperasikan ponsel. Dari sana, pengguna bisa mengatur waktu tertentu agar beberapa fungsi pada ponsel dinonaktifkan.

baca juga : http://hedgehogfarms.com/mesin-generator-set-dan-cara-perawatannya/

Berbeda dengan “diet digital” menggunakan aplikasi, para praktisi dan pelatih yoga beranggapan beberapa teknik latihan yoga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap teknologi digital. Hal ini diungkapkan Aparna K., konsultan dan ahli ayurveda (pengobatan tradisional khas India) di resor One World Ayurveda, Ubud, Bali. “Ketergantungan terhadap teknologi digital bisa berdampak pada kesehatan, seperti kelelahan dan sulit tidur,” ujar Aparna seperti dikutip dari situs One World Ayurveda.

Dengan memanfaatkan teknik ayurveda, ujarnya, siapa pun bisa berlatih mengendurkan saraf dan pikiran (slowdown) melalui gerakan-gerakan yoga dan meditasi. Ada pula perawatan ayurveda yang bisa dimanfaatkan untuk detoksifikasi tubuh dari kecanduan digital mengunakan minyak terapi untuk pijatan di beberapa bagian tubuh, mulai dari telinga, kepala, mata, hingga hidung. “Kunci kesehatan yang baik adalah menghindari segala sesuatu yang berlebih,” kata Aparna.

Tenaga Marketing One World Ayurveda, Lia, menjelaskan pada dasarnya program retreat dan yoga ayurveda yang disediakan di tempatnya tak secara khusus diadakan untuk detoksifikasi dan mengurangi kecanduan digital. “Ayurveda itu untuk detoksifikasi tubuh secara keseluruhan,” ujarnya saat dihubungi Tempo kemarin. Selama mengikuti program di resor yang terletak di Ubud, Bali, ini pun, peserta masih diperbolehkan mengoperasikan gawai. “Dengan mengikuti ayurveda, tubuh akan lebih seimbang, dan mungkin bisa membuat orang mengurangi ketergantungan akan gadget.”