Anak Pun Bisa Terserang Stroke Bagian 3

Anak Pun Bisa Terserang Stroke Bagian 3

Menghambat Tumbuhkembang

generasimaju.com – Tak lupa, selain kualitas tenaga dan peralatan medis yang mumpuni, dukungan positif dari lingkungan terdekat terutama keluarga juga sangat membantu proses penyembuhan dan pemulihan. Seperti yang pernah dialami Salma pada ilustrasi di awal, ia pun kini bisa kembali beraktivitas normal seperti sedia kala.

Telah disebutkan, stroke yang tak segera ditangani, berisiko mengganggu tumbuh-kembang anak selanjutnya. Kendala yang terjadi bisa permanen atau seumur hidup, misalnya kelumpuhan anggota badan, kemampuan motorik, kemampuan bicara, penurunan kesadaran/ kehilangan sebagian ingatan.

Selain itu, berdampak pula pada ­ nansial keluarga dimana perlu menyiapkan dana yang tak sedikit bila serangan stroke terjadi berulang. Pada penanganan stroke, anak akan menjadi terapi pengobatan dan ­ sioterapi yang intensif. Selain itu, latar belakang faktor risiko terjadi stroke juga perlu ditangani. Misalnya, kelainan jantung atau kelainan pembuluh darah pada pasien anak tersebut.

Bila hal ini tak ditanggulangi dikhawatirkan risiko stroke kembali berulang. Pemulihan stroke pada anak umumnya lebih mudah daripada dewasa. setelah diperbolehkan pulang menjalani perawatan, anak masih perlu menjalani kontrol dan ­ sioterapi hingga kemudian dokter menyatakan anak sudah sembuh dan kembali beraktivitas normal seperti semula.

Sebagai informasi, organ otak pada anak berusia di bawah enam tahun masih bersifat neuroplasticity. Maksudnya, bila terdapat area di otaknya yang mengalami kerusakan, maka terapi yang terus-menerus dapat mengembangkan bagian otak yang lain untuk “mengambil alih” fungsi otak yang rusak tersebut. Dengan begitu, pemulihan stroke pada anak lebih mudah, hasilnya bagus dan diharapkan bisa sembuh total.